Minggu, 28 Agustus 2011

Antara Burung dan Bianglala

Mendasari apa yang ku tahu,
aku ingin mengerti akan arti bersemayamnya namamu di kalbu
Ada kegelisahan yang menyapa
sembari menawarkan gelak tawa
Celoteh merdu sang kenari
mengembalikan lagi emosi yang sempat mati suri.


Bianglala menanjak ke kaki langit
menawarkan sejuta pesona mengenai makna ceria dan luka
Dan ku duduk berpangku tangan di bangku taman,
sambil memikirkan macam-macam
Dan aku tahu seharusnya aku cukup mengamatinya saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for leaving comment :)
have a good day, pals!