Sabtu, 22 September 2012

Dariku, Darinya

"Dariku Untuknya"

Apa kabar kamu yang menunggu?
Mengapa kelu kaku lidahku bilang aku ingin bertemu?
Bukankah harusnya kamu yang bilang kalimat itu?
Tapi aku tahu jawabanmu yang selalu mengobarkan lagi sabarku.
Karena aku juga lakukan itu.

Buat bulan yang sedang bersolek ceria,
Jaga malam dengan hangat dan jangan kemana
Temani kita saat malam menyapa.
Semoga kau tetap menyinari bumiku dan dia.

Buat aku yangs edang mencari arti,
menjaga diri dengan sejati,
Bolehkah aku bertanya mengenai ingin kali ini?
Adakah yang disana mengingat diri ini?
Semoga sajak tak tahu diri ini jadi --
pembalik garis lengkung atas menjadi garis lengkung bawah --
yang membaca pesan ini.
Bagaimana masih berani?
Coba ganti.

2101|210912

~~~~~

"Darinya Untukku"

Disini kabarku baik-baik saja
Kau tahu aku menunggu,
dan sebenarnya aku ingin bertemu
Haruskah aku mengucapkan itu?
Padahal engkau sudah tahu apa mauku.

Buat bulan yang sedang cerah berwarna
jaga malam dan jangan kemana
Temani dia yang sedang duduk terlena
Semoga kau tetap jadi cahaya penjaga dia.

Buat aku yang sedang duduk sendiri
Biarkan aku tetap menanti
Bolehkah aku berkata,
aku ingin yang disana tersenyum dan tertawa
Meskipun bukan pengibur lara
tapi aku cuma pembeda.

Andaikan tak ada tawa,
bolehlah sedih hilang darinya
Ijinkan dia tersenyum ceria.

2147|210912

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for leaving comment :)
have a good day, pals!