Kamis, 01 Oktober 2009

ScarLeTter [.bag II.]

[Aku tujukan kepada lelaki khayalanku…]

Selalu… ada bayangmu yang terus mengikutiku kemana aku pergi. Aku ingin melepaskan bayangmu itu. Tapi maaf aku belum sanggup dan tak mungkin bisa melepasmu, walaupun itu hanya sekedar bayanganmu.

Bayanganmu sungguh tak mau beranjak dari tahta dalam otakku. Melekat erat seperti dilem. Semakin lama semakin memenuhi setiap sel memoriku. Hingga tak ada ruang tuk tak pikirkanmu.

Karena bayangmu yang selalu muncul disetiap lakuku, aku pun selalu ingat padamu. Lelaki humoris yang selalu temaniku hingga ku terbawa arus mimpi. Menemani hingga larut terbuai mimpi. Setiap kali kutatap layar hape dan kuamati dengan teliti setiap sudut layar komputer, aku selalu mencarimu. Apa kamu ada atau tidak. Tetapi, aku selalu menginginkan kau ada…

Forbidden love… yap! Cocok sekali dengan apa yang aku rasakan terhadapmu. Kau sudah punya dia disana, tapi aku juga tidak bisa membohongi hatiku sendiri bahwa aku juga sayang padamu. Aku memang jahat, tapi apa dayaku musnahkan rasa sayang ini? Aku tak sanggup… Aku hanya meminta padamu, biarkan aku jatuh cinta padamu. Tanpa mungkin kau mengetahuinya. Cinta terlarang ini tumbuh karena perhatiamu. Kau yang memulainya. Lalu, aku terlepas dari kendaliku terhadap rasa yang tak semestinya kurasakan.

Kau mencintainya dengan hatimu sepenuhnya. Dia pun begitu padamu. Kau punya segala apa yang kau punya, dia pun juga. Kalian memang serasi. Sedangkan aku?? Apa aku ini? Seorang gadis biasa tak punya apa-apa yang berharap terlalu muluk kepada kamu. Berharap untuk menjadi seorang pendamping hatimu untuk saat ini. Berharap agar kau membalas sayangku.

Setelah sekian hari kau dan aku berbincang denganmu, lagi-lagi hanya melalui layanan online itu, aku mulai terhempas dalam gelapnya jurang kasih sayang yang tanpa sengaja kau ciptakan. Aku terlanjur memendam rasa sayang untukmu. Ada harapku untuk ingin sampaikan rasaku ini padamu. Tapi, aku pasti akan terlihat sangat bodoh apabila benar-benar melakukannya. Kau pasti menertawakanku. Pendampingmu itu pun juga. Kau dan dia juga pasti akan menganggapku aneh dan mungkin juga kau bakal illfeel padaku. Lalu kau menjauhiku. Dan kau menghilang dariku. Aku tak mau seperti itu. Aku tak mau terulang lagi.

Aku pikir… mungkin ada baiknya jika aku hanya menyimpan rasa ini sendiri saja. Menyimpan semua yang terjadi antara kita untukku saja. Tak usah bagimu. Karena aku takut kau akan membenciku. Dan dia, si pendampingmu itu, akan muak juga padaku.

Hanya beberapa rangkaian kata curahan hatiku diatas yang bisa kutulis pada hari ini untuk kusampaikan padamu. Lagi-lagi aku tak berani untuk mengungkapkan secara langsung padamu. Karena aku terlalu takut untuk menghadapimu dan pendampingmu itu.

Thanks…



[Dari gadis biasa saja yang mengkhyayalkanmu]

270909 – 20.03

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for leaving comment :)
have a good day, pals!