Jumat, 22 Juli 2011

What Should I...

Mengapa jadi beku?
Mengapa jadi kaku?

Saat ini rasanya penuh. Kaku. Sedetik kemudian, limbung. Pening dan kelabu.
Kamu, dia, mereka. Aku harus menghafalnya satu-satu. Mengapa begini?

Disatu sisi, aat ini aku tersenyum (sebenarnya). Tangisku berhenti sejenak. Rasanya seperti `whatever!` dengan urusanmu.

Apa aku harus bilang `maaf ya, saya blah blah blah.....` padamu dengan mimik penuh rasa segan?
Aku tidak mau!

Hey!

Kenapa sih aku ini?
Kenapa (hati) jadi mengeras begini?

``Tidak apa-apa. Terkadang dirimu juga butuh perasaan seperti ini. Untuk menguatkanmu. Untuk melangkah maju. Lupakan sejenak yang membuatmu berhenti dan duduk menangis.`` begitu bisikan yang kudengar dalam diam mimpiku.

Apa ini sekarang aku?
Bolehkah aku berada dalam (perasaan) keras seperti ini?

Tanya yang terjawab dengan senyuman :)

zzzzzzzz-------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for leaving comment :)
have a good day, pals!