Kamu tahu rasanya punya teman, namun dia hanya menganggapmu 'teman' saaat memang benar-benar butuh yang namanya teman? Sakit tahu nggak. Dan itu yang saya rasa. Saya sadar, kalau saya memang nggak baik. Saya lebih senang mengaku seperti itu daripada terlihat baik namun 'busuk' di dalamnya.
Sampai sekarang, saya belum pernah mengerti bagaimana pikiran kalian. Saya belum pernah merasakan teman yang benar-benar teman. Saya sakit setiap melihat kalian yang menyembunyikan muka kalian dibawah topeng. Tapi apa yang saya bisa? Saya tidak mampu apa-apa, karena saya tidak berhak mengatur-atur hidup kalian.
Saya cuma mampu mengerang, mengepalkan tangan, kemudian menyadari jika sesak di dada semakin menyergap kemarahan. Saya cuma mampu diam dan melihat kalian.
Itu yang membuat saya berubah saat ini. Apa kalian tahu? Tentu tidak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
thanks for leaving comment :)
have a good day, pals!